Archive for the month “Agustus, 2010”

Delapan keutamaan di bulan ramadhan


Rasulullah saw. memberikan sambutannya menjelang Bulan Suci Ramadhan. “Wahai segenap manusia, telah datang kepada kalian bulan yang agung penuh berkah bulan yang di dalamnya terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Allah menjadikan puasa di siang harinya sebagai kewajiban, dan qiyam di malam harinya sebagai sunnah. Barangsiapa menunaikan ibadah yang difardukan, maka pekerjaan itu setara dengan orang mengerjakan 70 kewajiban.
Ramadhan merupakan bulan kesabaran dan balasan kesabaran adalah surga. Ramadhan merupakan bulan santunan, bulan yang dimana Allah melapangkan rezeki setiap hamba-Nya. Barangsiapa yang memberikan hidangan berbuka puasa bagi orang yang berpuasa, maka akan diampuni dosanya, dan dibebaskan dari belenggu neraka, serta mendapatkan pahala setimpal dengan orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang berpuasa tersebut.” (HR Khuzaimah)
Sambutan Nabi Muhammad saw. ini merupakan teladan bagi umatnya dalam menghadapi datangnya Bulan Ramadhan. Sambutan hangat penuh kegembiraan yang Beliau sampaikan menunjukkan perlunya tarhib Ramadhan seperti khutbah Nabi ini ditradisikan kaum muslimin. Jika ada satu momen dimana kepala negara menyampaikan pidatonya tentulah momen tersebut bukan momen biasa. Itu sebuah program superpenting dengan momen paling istimewa. Demikian pula dengan bulan Ramadhan yang penuh dengan keunggulan dan kemuliaan.
Dari hadits tersebut, Nabi kita menyebutkan 8 keistimewaan Ramadhan dibandingkan bulan-bulan lainnya, yaitu:
1. Syahrun Azhim (Bulan Yang Agung)
Azhim adalah nama dan sifat Allah Ta’ala. Namun juga digunakan untuk menunjukkan kekaguman terhadap kebesaran dan kemuliaan sesuatu. Sesuatu yang diagungkan Nabi tentulah memiliki nilai yang jauh lebih besar dan sangat mulia dengan sesuatu yang diagungkan oleh manusia biasa. Alasan mengagungkan bulan Ramadhan adalah karena Allah juga mengagungkan bulan ini. Firman Allah, “Waman yu’azhim sya’iirillah fa-innahha mintaqwal quluub, barangsiapa mengagungkan syiar-syiar agama Allah, maka itu datang dari hati yang bertakwa.”
Diagungkan Allah karena pada bulan inilah Allah mewajibkan puasa sebagai salah satu dari lima rukun Islam. Allah Yang Maha Pemurah Penyayang menetapkan dan mensucikan bulan ini kemudian memberikan segala kemurahan, kasih sayang, dan kemudahan bagi hamba-hamba yang ingin mendekatkan diri kepada-Nya.
2. Syahrul Mubarak
Bulan ini penuh berkah, berdayaguna dan berhasil guna, bermanfaat secara maksimal. Detik demi detik di Bulan Suci ini bagaikan rangkaian berlian yang sangat berharga bagi orang beriman. Pasalnya semua perbuatan kita di saat berpuasa menjadi ibadah berpahala yang balasannya langsung dari Allah. Amal baik sekecil apapun nilainya
dilipat gandakan sehingga kita menjadi puas dalam melakukannya.
Keberkahan Ramadhan oleh Nabi kita secara garis besar dibagi 3, yaitu 10 malam periode pertama penuh rahmat Allah, 10 berikutnya diisi dengan ampunan (maghfirah), sedangkan di 10 malam terakhir merupakan pembebas manusia dari api neraka. Keberkahan yang Allah berikan ini akan optimal jika kita mengelola waktu pendekatan diri kepada Allah sebagaimana arahan Rasulullah saw.
3. Syahru Nuzulil Qur’an
Allah mengistimewakan Ramadhan sekaligus menyediakan target terbesar, yaitu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Simaklah firman Allah dalam rangkaian ayat puasa, “Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia, penjelasan bagi petunjuk, dan furqan
(pembeda). ” (Al-Baqarah: 185)
Ayat di atas menjelaskan bahwa target utama amaliyah Ramadhan membentuk insan takwa yang menjadikan Kitabullah sebagai manhajul hayat (pedoman hidup). Dapat dikatakan bahwa Ramadhan tidak dapat dipisahkan dengan Al-Qur’an. Rasulullah saw. mendapatkan wahyu pertama pada bulan Ramadhan dan di setiap bulan Ramadhan Malaikat Jibril datang sampai dua kali untuk menguji hafalan dan pemahaman Rasulullah saw. terhadap Al-Qur’an. Bagi ummat Muhammad, ada jaminan bahwa Al-Qur’an kembali nuzul ke dalam jiwa mereka manakala mengikuti program Ramadhan dengan benar.
4. Syahrus Shiyam
Pada Bulan Ramadhan dari awal hingga akhir kita menegakkan satu dari 5 rukun (tiang) Islam yang sangat penting, yaitu shaum (puasa). Kewajiban puasa sebagaimana kewajiban ibadah shalat 5 waktu. Maka sebulan penuh seorang muslim mengkonsentrasikan diri untuk ibadah sebagaimana dia mendirikan shalat Subuh atau Maghrib yang memakan waktu beberapa menit saja. Puasa Ramadhan dilakukan tiap hari dari terbit fajar hingga terbenam matahari (Magrib). Tidak cukup menilai dari yang membatalkannya seperti makan dan minum atau berhubungan suami-istri di siang hari saja, tetapi wajib membangun akhlaqul karimah, meninggalkan perbuatan maksiat dan yang makruh (yang dibenci Allah).
5. Syahrul Qiyam
Bulan Ramadhan menggairahkan umat Islam untuk menjalankan amalan orang-orang saleh seperti sholat tahajjud dan membaca Al-Qur’an dengan benar di dalam shalat malamnya. Di Bulan Ramadhan Kitabullah mengisyaratkan bahwa untuk mendapatkan ketinggian derajatnya setiap mukmin sangat dianjurkan shalat tarawih dan witir agar di luar Ramadhan dia bisa terbiasa mengamalkan qiyamullail.
6. Syahrus Sabr (bulan sabar)
Bulan Ramadhan melatih jiwa muslim untuk senantiasa sabar tidak mengeluh dan tahan uji. Sabar adalah kekuatan jiwa dari segala bentuk kelemahan mental, spiritual dan operasional. Orang bersabar akan bersama Allah sedangkan balasan orang-orang yang sabar adalah surga.
Sabar lahir bersama dengan segala bentuk kerja besar yang beresiko seperti dalam dakwah dan jihad fi sabilillah. Ramadhan melatih muslim beramal islami dalam berjamaah untuk meninggikan kalimat Allah.
7. Syahrul Musawwah (Bulan Santunan)
Ramadhan menjadi bulan santunan manakala orang-orang beriman sadar sepenuhnya bahwa puasanya mendidik mereka untuk memiliki empati kepada fakir miskin karena merasakan lapar dan haus sebagaimana yang mereka rasakan. Karena itu kaum muslimin selayaknya menjadi pemurah dan dermawan. Memberi dan berbagi harus menjadi watak yang ditanamkan.
Segala amal yang berkaitan dengan amwal (harta) seperti zakat fitrah sedekah, infak, wakaf, dan sebagainya, bahkan zakat harta pun sebaiknya dilakukan di bulan yang mulia ini. Memberi meskipun kecil, bernilai besar di sisi Allah. Siapa yang memberi makan minum pada orang yang berpuasa meskipun hanya seteguk air, berpahala puasa seperti yang diperoleh orang yang berpuasa.
8. Syahrul Yuzdaadu fiihi Rizqul Mu’min
Bulan ini rezeki orang-orang beriman bertambah karena segala kemudahan dibuka oleh Allah seluas-luasnya. Para pedagang akan beruntung, orang yang jadi pegawai dapat kelebihan pendapatan dan sebagainya. Namun rezeki terbesar adalah hidayah Allah kemudian hikmah dan ilmu yang begitu mudah diperoleh di bulan mulia ini.

Iklan

Siapa Bilang ‘Ngemil’ Malam Bikin Gendut?



Ngemil malam-malam memang tidak baik untuk kesehatan. Bahkan, Anda sering mendengar bahwa kita tidak disarankan untuk makan lagi selepas pukul 20.00. Namun, membiarkan perut kosong juga membuat kita jadi sulit tidur.

“(Saat tidur) Anda akan menghabiskan 8 jam tanpa makan, yang tentu membuat tubuh tidak terisi bahan bakar dalam waktu lama,” kata Jenny Geyser, seorang personal trainer di San Diego.

Oleh karena itu, ngemil malam hari boleh-boleh saja selama Anda bisa memilih jenis camilan yang sehat. Selain itu, namanya saja ngemil, yang artinya makan ringan. Jadi, kuncinya adalah porsi kecil dan mudah dicerna. Jadi, aturan mengenai jeda waktu 4 jam antara waktu makan dan waktu tidur bisa diabaikan.

Berikut adalah contoh makanan yang boleh dimakan pada malam hari, yang tidak membuat lingkar pinggang bertambah atau berat badan naik.

1. Kacang
Camilan yang kaya antioksidan ini juga menjadi makanan pengantar tidur yang lezat. Kacang mengandung banyak serat sehingga menimbulkan rasa kenyang lebih lama. Hasilnya, Anda tak akan terbangun pagi-pagi buta dengan perut keroncongan. Kacang juga membantu mengatur gula darah dan mendukung produksi serotonin di dalam tubuh. Segenggam kacang (jenisnya boleh apa saja) akan cukup memuaskan rasa ingin ngemil malam hari.

2. “Popcorn”
Selain makanan yang manis, umumnya pada malam hari Anda ingin ngemil sesuatu yang asin. Popcorn bisa jadi alternatifnya karena bukan saja merupakan sumber karbohidrat kompleks, melainkan juga rendah kalori. Asal, Anda tidak menambahkan terlalu banyak garam, karamel, atau mentega di atasnya. Selain itu, karena popcorn juga rendah lemak, Anda tidak akan merasa kembung atau sakit perut saat bangun pagi.

3. Air putih
Pakar kesehatan mengatakan, sering kali kita salah menangkap rasa haus sebagai rasa lapar. Oleh karena itu, sebelum Anda keburu menghabiskan tiga potong brownies atau semangkuk mi instan, coba minum secangkir atau dua cangkir air putih. Agar rasanya tidak hambar, beri perasan jeruk lemon atau limau (kedua jenis buah ini juga memiliki fungsi detoksifikasi). Tunggulah hingga 10 menit. Jika perut Anda masih saja berbunyi, maka cari makanan ringan atau minuman yang lebih sehat.

4. Susu
Pilih susu yang rendah kalori dan rendah lemak. Susu mengandung tryptophan, asam amino yang membantu menenangkan Anda, dan mengantar tidur Anda menjadi lelap. Tryptophan juga berfungsi meningkatkan produksi serotonin di dalam tubuh, yang membantu Anda merasa mengantuk. Sebagai tambahan, susu juga mengandung kalsium dan vitamin D yang bermanfaat untuk menguatkan tulang dan gigi.

5. Sayuran
Sayuran mungkin bukan jenis camilan yang mengundang selera, tapi menjadi sumber yang baik untuk beberapa alasan gizi dan diet. Sayuran diperkaya dengan vitamin, mineral, dan fitonutrien yang digunakan tubuh untuk memulihkan diri dan menutrisi tubuh sepanjang malam. Selain itu, sayur juga mengandung banyak cairan sehingga mengurangi rasa haus saat bangun pagi. Yang paling penting, sayuran juga rendah kalori dan rendah lemak. Jadi, makan dalam jumlah berapa pun tak akan memengaruhi berat badan.

6. Gandum utuh
Seperti susu, gandum utuh diperkaya dengan karbohidrat yang membantu menaikkan kadar tryptophan. Yang perlu dicermati adalah, karbohidrat yang sudah diproses, seperti pasta, keripik kentang, dan roti putih, bisa menyebabkan kenaikan kadar gula darah. Jika mengonsumsinya, maka tidur Anda jadi kurang nyenyak. Pilih saja oatmeal, sereal berserat tinggi, atau roti gandum bakar yang dicerna dengan mudah dan cepat.

7. Biskuit
Ingin makan cokelat? Ganti saja dengan makanan manis, tapi buatan sendiri. Misalnya, biskuit cokelat yang diolesi dengan selai buah atau selai kacang. Selai mungkin tidak bebas gula sama sekali atau tidak tergolong alami, tapi cukup bisa memuaskan keinginan makan makanan manis. Kita juga bisa mendapatkan manfaat buah dan proteinnya.

8. Sup
Mungkin Anda menyimpan sup kalengan. Namun, lebih baik bila Anda mengonsumsi sup buatan sendiri. Jika Anda biasa memasak sendiri, maka sisihkan sebagian dan simpan di dalam lemari es. Bila Anda malas memasak, maka coba beli sup sayur yang banyak dijual di restoran cepat saji. Anda juga bisa membeli sup instan dalam sachet, tapi hati-hati dengan kandungan sodium atau bahan-bahan lain yang tidak Anda pahami pada label kemasannya. Cermati betul bahan bakunya. Tambahkan sayuran saat mengonsumsinya.

Sumber : Kompas.com

5 Alasan Anda Tak Diterima Kerja



Sesi wawancara di perusahaan baru memang menjadi momen yang paling mendebarkan. Anda khawatir tak akan bisa memberikan jawaban yang memuaskan. Jadi ketika Anda bahkan bisa bercanda dengan pewawancara, atau meninggalkan kantor tersebut dengan perasaan puas dan percaya diri, Anda merasa yakin pasti akan diterima bekerja. Tetapi ternyata, hari demi hari, minggu demi minggu, Anda tak juga menerima kabar baik tersebut. Kira-kira, apa yang salah dari diri Anda ya?

1. Anda overqualified
Mungkin Anda memang begitu menginginkan pekerjaan tersebut, dan Anda tidak mempersoalkan posisi yang diberikan. Namun tetap saja Anda dianggap overqualified, dan tidak diterima di perusahaan yang Anda inginkan. Pelamar yang memiliki pengalaman kerja dan latar belakang pendidikan yang melebihi kriteria yang ditetapkan oleh pemberi kerja, dikhawatirkan akan menuntut gaji yang lebih tinggi. Kemungkinan perusahaan juga merasa tidak sanggup menawarkan “paket” yang kompetitif dengan perusahaan Anda sekarang. Apalagi di masa sulit seperti sekarang. Sebagian perusahaan lebih suka mempekerjakan karyawan baru yang standar gajinya masih rendah.

2. Anda tidak mengenal “orang dalam”
Hari gini, networking memang lebih memegang peranan. Meskipun CV Anda sangat menonjol, wawancara pun berhasil Anda lalui dengan cemerlang, namun jika pelamar lain adalah putri teman main tenis direktur perusahaan yang Anda lamar, Anda mungkin akan kurang beruntung. Namun ini bukanlah alasan yang tidak bisa Anda hindari. Untuk memperbesar peluang Anda, cobalah memberikan kesan yang positif atau keunikan tertentu dalam diri Anda, sehingga Anda terus diingat oleh pemberi kerja.

3. Anda dianggap kurang profesional
Tidak semua pelamar bisa menciptakan suasana yang hangat di ruang wawancara. Anda mungkin bisa melakukannya, tetapi jika hal itu terjadi karena Anda ternyata teman dugem salah satu teman si pewawancara, Anda mungkin akan diterima sebagai teman saja, bukan sebagai karyawan. Dalam contoh yang lebih sederhana, mungkin Anda bisa menjawab semua pertanyaan wawancara dengan baik, namun tetap kurang cocok untuk posisi yang ditawarkan. Hanya karena obrolan Anda nyambung, tidak berarti Anda akan langsung memenuhi syarat yang diminta.

4. Anda membawa syarat-syarat sendiri
Latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja Anda sudah memenuhi syarat. Anda pun tangkas menjawab semua pertanyaan pewawancara. Sayangnya, saat diberitahu mengenai kondisi pekerjaan atau bagaimana nanti Anda harus bekerja, Anda membeberkan sejumlah persyaratan. Misalnya, Anda tidak bisa bekerja lewat dari pukul 19.00, karena tempat tinggal Anda jauh dari kantor. Anda sedang berusaha memasuki perusahaan ini, jadi tunjukkan kesediaan Anda untuk berkompromi. Meskipun begitu, jika Anda memang tidak mampu memenuhi keinginan pewawancara, sebaiknya katakan sejak awal.

5. Ada alasan yang tidak dapat ditebak
Nah, ini yang tidak akan pernah Anda ketahui. Pada perusahaan-perusahaan di bidang kreatif, misalnya, seringkali karakter pribadi sangat menentukan. Sebab, Anda akan sering bekerja lembur sehingga Anda harus mampu bekerja sama dengan orang lain dalam waktu yang lama. Bisa saja Anda memberikan jawaban yang membuat pewawancara mengetahui sifat-sifat Anda. Kemungkinan lain, Anda mengatakan sesuatu yang sebenarnya tak perlu Anda sampaikan, dan malah membuka celah bagi sang pewawancara untuk mengetahui sisi negatif Anda.

Yang perlu Anda ingat, jujurlah dengan diri Anda saat sesi wawancara. Tak usah berharap bahwa Anda bisa mengecoh mereka. Jika pewawancara menelepon Anda untuk mengabarkan bahwa Anda tidak diterima, Anda boleh menanyakan apa alasannya. Bersikaplah profesional, dan jangan lupa berterima kasih karena mereka membantu memahami apa kesalahan atau kelemahan Anda.

Sumber : Kompas.com

Post Navigation