Archive for the category “Puisi”

Terlalu cinta


Cinta begitu nyata hadirmu….
Hingga diriku terpesona akan dirinya…
Kau berikan anugerah terindah disepanjang hidupku….
segenggam cinta dan harapan…

Engkau selalu menemani setiap langkahku…
Hingga bayanganmu hadir dalam mimpiku…
Ku selalu menanti kehadiranmu…
Karena engkau adalah bunga didalam hatiku…

Iklan

Satu cinta untuk slamanya….


Tak ku sangka bertemu denganmu
membuatku jatuh cinta kepadamu…
Seakan diriku terhanyut bila memandang wajahmu…
setelah sekian lama ku bermimpi tentang hadirnya sang pujaan hati…
dan kini kau hadir di hidupku…

sungguh tak ku sangka…
Ternyata dirimulah yang slama ini slalu hadir dalam mimpi indahku..
ku ingin slamanya diri ini hanya untukmu,
Sayang ini, hati ini, cinta ini.
Hanyalah untuk dirimu seorang…
Tak ingin ada yang lain selain dirimu…
Karna hanya dirimu satu untukku
dan hanya diriku satu untukmu
dalam sebuah ikatan satu cinta untuk slamanya….

Kau di Hatiku…


untaian kata mesra
dan seribu puisi cinta yang kupunya
tak mampu menyaingi indah wajahmu

kau adalah keindahan
yang menghiasi duniaku

memandangmu…
aku berharap waktu berhenti

menyentuhmu…
seperti menyentuh sesuatu yang rapuh tapi sangat berharga

kau adalah jejak
yang iringi langkahku

kau adalah detak
yang iringi jantungku

kau adalah air mata
yang iringi tangisku

kau ada di hatiku

Menanti Jawaban


seandainya kata bisa bicara
lebih jelas dari hanya sekedar kata
mungkin aku tak perlu membuat puisi cinta

maka izinkanlah goresan tinta
bicara lebih banyak tentang apa yang tersimpan
tentang rasa yang ada dalam dada

aku merasa seperti baru menginjak bumi pertama kali
saat bertemu denganmu rambut yang indah
mata yang mempesona bibir yang manis
ah.., sebuah kesan yang begitu menggoda

Dan rasa ini pun lahir

yang tak bisa terbaca dengan kata
yang mengusik hati dan pikiran
aku hanya ingin mengenalmu lebih jauh
berbincang tentang apa pun
menertawakan angin dan debu yang selalu bersama

Tidakkah aku aneh bagimu?

aku coba menembak rembulan
pun meleset, setidaknya kudapatkan sepotong bintang
seandainya cintaku hanya bertepuk sebelah tangan
stidaknya aku sudah jujur mengungkapkan
betapa aku mencintaimu duhai sang pujaan
sepasang merpati merajut awan
seorang lelaki menanti jawaban

Ijinkan Aku Mencintaimu


Kupandang birunya laut..
Awan yang berselimut kabut..
Kurenungkan wajahku yang berkalut..
Hanya dirimu buat ku terpaut..

Kugapai tanganmu..
Hangatkan jiwaku..
Kupandang wajahmu..
Kau palingkan pandanganmu padaku..

Rasa sayang ku begitu dalam..
Bahkan teramat dalam..

Satu hal tanyaku..
Bolehkah aku mencintaimu?
Maukah kau hidup bersamaku?
Hanya dirimu yang tau..

Aku Mencintaimu apa adanya


Aku mencintaimu apa adanya
Layaknya angin yang setia bertiup semilir
Memainkan helai daun dan rerumputan

Bagai langit yang menerima awan
Terbang melayang menemani

Aku mencintaimu apa adanya
Bagai sungai yang mengijinkan air
Mengalir mengikuti lekuk tubuhnya menuju hilir

Aku mencintaimu apa adanya
Bagai bumi senantiasa setia
Menanti hangat mentari di kala pagi

Aku mencintaimu apa adanya
Melebihi kata-kata yang mampu terucap
Tuk yakinkan bahwa aku mencintaimu apa adanya
Dan aku mencintaimu apa adanya
Mencintaimu kini dan nanti

Aku mencintaimu apa adanya

kehadiraNmu…mengalihkan duniaku


Hari berganti hari
Siang malam ku selalu ingat kamu
Sejak melihatmu
Hidupku begitu bahagia

Entah mengapa bayangan wajahmu
Begitu membuat diriku tak berdaya
Setiap ku bertemu dan kutatap matamu
Jantungku berdetak sangat cepat

Apa ini CINTA…??
Atau hanya perasaan sesaat saja?
Entahlah…
Ku tak dapat menjawabnya
Biarlah ini semua berjalan apa adanya

KATA KATA CINTA


Cinta seperti matahari, ia tetap bercahaya. Walau malam menjelma, cahayanya pada bulan tetap menerangi kekadang ia juga gerhana tetapi akan kembali jua kecerahannya.

Cinta adalah santapan jiwa. Jiwa tanpa cinta bagai rumah yang kosong. Cinta tanpa menjiwai bagai layang-layang yg putus talinya.

Cinta adalah buta…cinta tidak mengenal usia, paras rupa, maupun kekayaan dan harta karun, tetapi dari keikhlasan dari hati setiap insan antara satu sama lain.

Tidak semua orang yang engkau cintai, mencintaimu dan sikap ramahmu kadang kala dibalas dengan sikap tidak sopan. Jika cinta suci tidak datang daripada tabiatnya, maka tidak ada gunanya cinta yang dibuat-buat.

Sayang tidak bermaksud cinta. Suka tidak serasi dengan cinta. Kagum tidak berarti cinta. Bangga tidak semestinya cinta. Karena Cinta adalah CINTA .

Cinta umpama ‘treasure hunt’. Cita cita dan tujuan kita satu untuk menuju ke penamat yang paling mengembirakan. Namun di dalam perjalanan kita akan menghadapi berbagai rintangan dan cibiran. Andaikan tidak mampu meneruskan, kita akan tersungkur dan hadiah utamanya akan di kebas oang lain. Tetapi tidak usah kecewa. Walaupun hadiahnya tidak kita peroleh, tetapi hakikatnya kita sudah rasa. Jadi bercintalah sepenuh hati. Namun jangan letakkan harapan terlalu tinggi.

Kekecewaan terlalu pahit untuk ditelan, terlalu payah untuk dilupakan namun dalam cinta pasti akan merasai kecewa dan dikecewakan walau bukan itu matlamat dalam setiap percintaan.

Kadangkala orang yang paling mencintaimu adalah orang yang tak pernah menyatakan cintanya padamu karena orang itu takut kau berpaling dan menjauhinya. Dan bila dia suatu saat hilang dari pandanganmu….kau akan menyadari dia adalah cinta yang tidak pernah kau sadari….

Cinta suatu yang indah, cinta boleh buat kita gundah, cinta buat hati berdarah dan cinta jua boleh membawa kesalahan yang tak berkesudahan

Cinta itu seperti sinar matahari, memberi TANPA mengharap kembali. Cinta itu seperti sinar matahari, TIDAK MEMILIH siapa yang ia sinari. Cinta itu seperti sinar matahari yang MEMBERI KEHANGATAN DI HATI..

Aku Rindu Padamu Kasih…



Kasih…Bila malam melabuhkan tirainya hatiku menjadi sayu. Rindu terhadap mu semakin terasa. Terasa kehangatan airmata menetes dipipi bila kerinduan semakin tidak terbendung.

Kekasih…Hanya bulan pengobat rindu ini. Seperti yang pernah aku katakan kepada mu lewat warkah-warkah ku, bilamana kau merindui ku pandanglah bulan dan serulah nama ku. Karena ketika kau merenungkan bulan disana aku juga sedang merenungkan bulan disini. Bila sang bulan menunjukkan dirinya ketahuilah kasih ketika itu rinduku pada mu sedang memuncak. Ingin aku menjatuhkan diri dalam dekapan mu. Pastinya hangat sekali.

Kasih bila bulan tidak hadir di langit sana bukan bermakna aku tak rindu kepada mu. Tetapi mungkin bulan terlalu cemburu melihat betapa aku mencintai dan merindui dirimu. Kasih… Aku rindu pada mu…

Biarlah aku menjadi cinta terakhir mu…


Sayang… bukalah pintu hati mu. Biarlah apa yang telah berlalu kau tinggalkan menjadi sejarah. Tidak ku minta kau lupakan sejarah itu karena sejarahlah yang mengajar kita arti kehidupan hakiki. Namun ku pinta bukalah lembaran sejarah yang baru di hati mu. Penuhkanlah ia dengan cerita cinta dan kasih sayang yang baru. Aku berjanji sayang tak akan ada lagi air mata sedih yang akan mengalir lewat sepasang mata nan indah itu.

Sayang jangan takut mencoba lagi kerana kegagalan itu bukan untuk selamanya. Bila kita membiarkan ketakutan menguasai hati, kita biarkan kegagalan itu datang lagi.

Sayang… cinta pertama bukanlah cinta yang seharusnya abadi. Jika ia mampu kekal bersyukurlah tetapi bila ia pergi relakanlah. Aku tidak akan mungkin menjadi cinta pertama mu tapi biarkanlah aku menjadi cinta terakhir mu…

Kau Bukan Milikku


Kau bukan milikku, tlah ku tahu segalanya…

Namun hati ini tlah terukir namamu…

Mana mungkin aku mampu hapuskan

Ukiran namamu dihatiku…

Pedihnya sekedar menjadi penyinta bisu,

Lebih pedih bila tahu kau milik seseorang…

Aku tak mampu lakukan apa-apa…

Hatimu tak mungkin dapat kutakluki…

Aku sadar hatiku milikmu….

Tapi hatimu miliknya…

Jangan hantui hidupku lagi dengan

Bayanganmu…karena hatiku luluh…

Jangan muncul dalam kotak ingatanku…

Walaupun hidupku bakal bergelap tanpa dirimu…

Tapi biarlah…

Daripada aku terus berendam air mata…

Sesuatu yang bukan milikku…

Takkan pernah jadi milikku…

Selamanya…

Maafkan aku karena terlalu menyayangi insan

Sepertimu…

Maafkan aku kerana terlalu mengimpikan

Dirimu jadi milikku…

Semoga kau bahagia bersamanya…

Selamanya…

Percikan Cinta Dari Engkau


Sebelum cinta menemuiku,

Selama pintu hati masih terbuka,

Sebelum mata hati bisu,

Selama itu pula ku harus pahami cinta.

Entah apa yang terjadi dalam diriku,

Mengubah jalan pikiranku,

Mengubah jalan hidupku,

Mengubah sikap kasar dalam diriku,

Perubahan sangat berarti bagiku.

Percikan Cinta Dari Engkau,…

Hingga kuterlelap


Memendam rasa
Tak bisa ungkapkan rangkaian kata
Sebutir cinta tlah tumbuh
Serpihan harapan tlah menghilang

pejamkan mata sejenak
Hanya untukmu
Memberi kenyataan dalam khayalan
Tuk bisa milikimu

Hingga kuterlelap
ku takan menyesali
hingga ku tak terbangun
kan kubawa cinta ini slama nya

PEnAnTiaN


Perempuan terjerembab dalam jurang kehampaan
Sunyi…
Kosong…
Hatinya tersesat kebingungan
Bosan…
Pilu…
Namun tak kuasa perempuan menangis
Tak sanggup jua beramarah
Hanyalah senyum hiasi bibirnya
Perempuan terlalu sabar dalam penantian
Perempuan terlalu lelah atas perasaannya
Hingga nafasnya tersenggal keputusasaan
Hingga jantungnya tak sanggup tuk berdebar
Perempuan dalam penantian cinta

“Dalam Penantian Cinta”



Tampak seorang gadis duduk didermaga
Berharap sang kakanda datang menjelma
Ia termenung dalam sepi
Tatapannya lepas pada bahtera yang berlayar
Ia menghela napas panjang
Matanya berputar-putar disekitar pelabuhan
hatinya menangis dan berujar
“oh…kekasihku
datanglah…….
Lama sudah kumenanti
Hatiku sepi
Jiwaku merana………
Kuberharap cintamu berlabuh dihatiku
walau tak seorang pun tahu
Duhai……
Belahan jiwaku
Sampai kapan ku harus menunggu didermaga ini?
Aku sudah lelah……..
Usiaku habis dimakan waktu
Kulitku mulai keriput
Rambutpun telah memutih
Dalam penantian Cintaku
Tak seorang pun tahu
Aku dimengerti oleh diriku
Dan…….
Akupun tak lihai untuk mengerti dirimu”
Begitulah kisah fsikis jiwa yang menanti

Aku yang kini bersemayam sepi.


Aku yang kini bersemayam sepi.
memandang lautan luas yg terpampang dihadapku
menikmati sepoi angin dan bunyi ombak
melihat pasir putih yg menyisakan jejakku
aku memandang matahari yg bersinar dari sini
dan memandang matahari yg mulai menyipit dari sini

ditempatku kni berdiri aku merasakan sebuah kesejukan
dari sebuah hamparan yg membuatku merasa tenang
walau dibaliknya tersirat rasa rindu
yg membawakan kepadaku stiap harapan
aku yg kini penuh dengan diri ini
hnya ada aku dan diri ini di sini

di tengah samudera yg begitu luas
aku tetap seorang diri menatap dunia
tiada lagi yang menemaniku di balik batu karang
yg bersamaku mengukir tulisan
di atas pasir dengan kayu

ombak ini begitu tenang dan berarah
membawakan akan pikiranku
yang merasakan adanya titik jenuh dari kesendirian
aku yg terus mencari kedamaian
diantara sudut-sudut yg tak terpandang

bilaku tetap berdiri di tempatku kni
membiarkan angin menerbangkan rambutku
membawaku menyusuri perbatasan ini
antara air dan ombak liar
dan daratan tempatku bertapak.
aku kni hnya ingin menyium kedamaian

Aku Tetap Cinta



Satu Kisah cinta
Aku dengan dia
Terpaut usia antara kita berdua
Asmara hanya Impian

Suka duka kita
Aku tak kan Lupa
Segala yang ada hanya Untuk dirimu
Yang termanis dan tercipta
entah kelak..

Daku tetap menanti
Walau kuharus sendiri dalam sepi
Daku masih mengharap dirimu
Aku tetap mencintaimu…

14 Februari



14 Februari,
Mereka bilang ini hari yang suci
Dan dengan segenap jiwa
Aku berdoa

14 Februari,
Berharap ia mengerti
Tentang apa yang kurasa
Bahwa aku sungguh cinta

14 Februari,
Adakah ia tau
Bahwa sampai nanti aku mati
Aku kan mencintainya slalu

14 Februari
Hari ini aku berjanji
Atas nama cinta
Akan setia untuknya

Aku tau
Ada yang pisahkan kita
Setitik dinding itu
Bukanlah apa-apa

Percayalah
Pada kekuatan cinta
Kita tak kan kalah
Selama kita tetap bersama

Dan hari ini
14 Februari
Saatnya aku sematkan
Ungkapkan
Apa yang kurasa
Bersenandung dalam asa
Berharap bukan mimpi
Cinta kita akan abadi

Aku Memilihmu


Aku memilihmu…
Untuk menemani di kala siang tak bermentari
Saat malam tak berbintang
Agar dapat terangiku dengan senyuman

Aku memilihmu…
Saat terik sinar menyengat dan membakar
Ketika bulan sabit atau purnama
Untuk temaniku menyusuri dunia

Aku memilihmu…
Dengan hati yang tak memilih waktu
Sepenuh cinta tanpa masa
Semenjak harap masih mendengung hampa

ADAKAH ENGKAU MENCINTAIKU


beribu hari ku lalui bersama mu….
namun kau tak pernah peduli kan hadirku….
berjuta masa ku menemani raga mu…
namun bathinmu tak pernah ingin kan ku…

hingga ambang batas rasa cintaku….
ku langkahkan kaki menjauhi mu….
namun tetap tak kau relakan….
apa yang sebenarnya ada dalam kalbumu???

cinta atau kah sebatas keinginan dan ke egoisan???

ku terdiam sejenak tuk memutuskan…
namun cinta ku pada mu tetap berkobar…
dan kuputuskan untuk tetap tinggal di dekat mu…

hari pun silih berganti…
namun kau tetap seperti yang dulu…
acuh dan tak peduli pada cintaku…

dan hingga batas waktu ini…
slalu dan kan slalu kupertanyakan…
ADAKAH ENGKAU MENCINTAIKU

Post Navigation